Arsip Puisi Sukainternet
'BATU-TIMOR' HANCUR DI AMBIL PEMODAL
Karya : Silvester Ndaparoka | Dibaca : 839 Kali
Keserakahan pemodal kian menjadi
Satu obsesi mereka : uang dan uang
Ini bisnis pembelian 'batu'
Atas nama PAD dan 'pembangunan'
Mereka didukung rezim berkuasa
Bupati dan gubernur memberi restu
Kelompok 'berseragam'dan preman local dipakai untuk pengaman
Intimidasi jadi 'senjata' jicu
Batu marmer orang timor diambil
Sambil memporak porandakan hutan dan lingkungan
Seraya memecah belah komunitas yang pro dan kontra
Bagi yang pro diberi uang dan pujian
Batu kian hancur oleh pemodal
Ekologi terancam dan kian rentan
Alam menangis tak digubris
Alam Fatumnasi dan Mollo ........hancur
Rakyat Timor kebanyakan belum sadar
Perempuan Timor yang terlihat gigih melawan
Sebagian pemuda Timor mulai bergabung
Asalkan 'batu marmer' ....tak diambil lagi pemodal dan penguasa
Archive Puisi
- Semusim , Sewaktu
- Mimpi kita
- Jejak gelisah
- Gerbong perjalanan
- Senja
- Diatas sana
- Diriku, menyatu dengan alam
- Berdamailah dengan Alam
- Alam Negeriku
- Save The Earth
- Pegang Janjiku
- Menunggu Belaianmu
- Maduraku, Lagu Sendu
- Kembali Ke Rumah Kembali Ke Tanah
- Tanah dan Catatan Sejarah
- Sidoarjo Yang Hilang
- Ketika Lumpur Lapindo Menguap
- 'BATU-TIMOR' HANCUR DI AMBIL PEMODAL
- Membaca Rahasia
- Kejadian

