Arsip Puisi Sukainternet
PERTEMUAN ILALANG DAN SETANGKAI GURU...
Karya : A. A Gede Ngurah Putra Adnyana | Dibaca : 2637 Kali
Seingat ilalang-ilalang pagar
senja
Dia itu wanita berkacamata tua
Kutinggalkan di gerbong nostalgia putih abu terlama
Dia makin peluh, makin pandai bersilat kapur
Suanya berikut kata-kata tak pernah usang,
meledak di keheningan ruang berjiwa
Cukup dua puluh pasang mata bengal terbelalak...
Ketika subuh menyusut terik
Dia wanita beruban lima,
Sibuk memasang aritmatika,
Sibuk mendulang kajian bahasa dunia,
dan letih sidangkan kebengalan remaja putih abu
Namun, itu demi bunga-bunga bangsa
Dia tuangkan semua riwayat pengetahuan
Dia rangkaikan ocehan belati untuk memekarkan mentari-mentari kita
Dia wanita tua kurindukan
Ajari aku menata tangga-tangga kemuliaan
Kini tersenyum perih dipagar ilalang
Melirik dia di ruang nostalgia lawas dengan kedukaan teramat
" SELAMAT SIANG, BU!!!
Ada apa denganmu??
Baikkah engkau???
Ini muridmu, wahai Sang Merak Saraswati...."
Dia memaku kata-kataku dengan senyum seribu
Dan ku mengiris pilu memeluk nasib guruku
Begitu tulus wanita berkacamata tua
Tiada pedulikah dunia padanya???
Pejabat-pejabat itu tiada teramat padam seperti kupu-kupu hatiku
Terimakasih , engkau wanita
Guru jiwa untuk ilalang seperti batasku
Archive Puisi
- Karena Ia adalah Guru
- Lihat dari Semua Sudut
- Tutup Mata Buka Hati
- Guru Terima Kasih
- Jika Engkau Aku
- DIRIMU ADALAH GURU
- BAB & TEORI
- Kau Tetap Berbeda
- Sesosok Manusia
- Obsesi Seorang Guru Swasta
- DIA
- SILUET JASA PEJUANG PENDIDIKAN
- PERTEMUAN ILALANG DAN SETANGKAI GURU...
- GURU
- SANG PENCERAH BANGSA
- Bukan lagi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Tapi Pahlawan yang Berjasa
- Terima Kasih Guruku
- INDAHNYA PENGABDIANMU GURU*
- MEMORI TENTANG GURUKU
- aku merubah nasibmu

