Arsip Puisi Sukainternet
Sajak Untuk Ayah
Karya : Arie Oktara | Dibaca : 4310 Kali
Silahkan Lihat dan Kunjungi Karya Anda di BLOG SUKAINTERNET Kenangku melayang pada sebuah waktu,
Visit www.SUKAINTERNET.BLOGSPOT.com
mengingat ayah.
Waktu itu keuangan sedang buruk,
tapi kakak meminta sepatu,
sebentar lagi catur wulan baru.
Ayah gamang
tak tega bilang tak punya uang,
tapi kemudian kulihat ia pergi,
ke arah matahari.
Saat malam ayah kembali,
tak hanya membawa sepatu,
tapi majalah Bobo keluaran terbaru,
untukku!
Saat minum kopi buatan ibu, kulihat ayah menyeka peluh,
saat tidur, kudengar ia mendengkur.
Kini, ayah tak lagi payah,
kemarin ia meneleponku,
katanya ia sedang di rumah menantu,
mengantarkan cucu sepasang sepatu,
"Kapan kubelikan sepatu untuk anakmu?"tanya ayah.
"Entahlah," kataku.
Ah, tiba-tiba aku kangen rumah,
Kangen ayah.
Archive Puisi
- Puisi Untuk Ayah
- Untuk Ayah yang Tak Pernah Kumiliki
- Satu Kidung untuk Ayah
- Dongeng Tentang Sungai Dan Pohon Kelapa
- Papi
- ayah merangkul
- Firdaus
- Kumpulan Puisi " AYAH " Pelajar SMPN 1 BEJI ( II )
- Kumpulan Puisi " AYAH " Pelajar SMPN 1 BEJI ( I )
- PELUKAN TERAKHIR
- Sajak Untuk Ayah
- Laki-laki Panutan
- Ayah
- Demikian Ayah Tulis Sajak
- AYAH
- CAHAYA PUTRA
- DIA ITU AYAHKU
- Ayah
- SILAU DI GUA NURANI
- I love U daddy

