SUKAINTERNET SITUS PEMERHATI PENDIDIKAN ---------------------------------- BEASISWA ONLINE ---------------------------------

Pencarian

Crew Sukanet

beasiswa
owner
admin
creator
support

ADS



Statistik Web


Page Ranking Tool

Login

User :
Pass :

Lupa Password Daftar

Informasi

08 Jan 2010
Dear All, mohon maaf atas keterlambatan posting para pemenang, kami akan lebih baik lagi. Terima Kasih.
dari Admin

Info Lainnya

Iklan Baris

Top 10 Puisi

  1. Diatas sana
  2. Bahwa Aku tak Sanggup Membencimu Ayah
  3. BERKACA
  4. Kangen I
  5. Tepat Segaris Jalan Pulang
  6. Menghargai Pahlawan Bangsa
  7. cinta putih
  8. Kesedihan Bumi
  9. Kita telah lupa
  10. Paranoid

Arsip Lomba Puisi

  1. Puisi Sukanet
  2. Lomba Puisi Ke 4
  3. Lomba Puisi Ke 5
  4. Lomba Puisi Ke 6
  5. Lomba Puisi Ke 7

Komunitas




Related links

  1. Toko Baju Murah

Arsip Puisi Sukainternet

PELUKAN TERAKHIR
Karya : Kari lestari | Dibaca : 3545 Kali

Silahkan Lihat dan Kunjungi Karya Anda di BLOG SUKAINTERNET
Visit www.SUKAINTERNET.BLOGSPOT.com

Perlahan dengan rasa tak karuan
Kuputar memoriku pada suatu waktu tertentu
Menyentuh dinding kelam abu-abu
Sejujurnya kuasaku tak rela
Mengenang lara yang telah terkubur lama
Namun......aku ingin bernostalgia sekaligus menggali makna

Dua belas tahun silam
Kala dahaga cinta belum terluapkan
Dan ratap tangis belum mengalun sempurna
Ayah dijemput kembali ke tanahNYA
Aku kalap .... hancur, remuk dan kata tiada lagi ada
Mengisyaratkan getir....di sekujur raga juga jiwa

Sempat kain hitam membalut erat
Namun tak bergegas kusadari itu
Karena kelemahan diri dalam kubangan debu tak bertuan
Aku dan lekatan hitam itu ayah peluk mesra
Sebagai tanda akhir beradunya ikatan sanubari kita

Ternyata.... itulah pelukan terakhirku bersama ayah
Dan kini kurindui itu
Salahkah bila aku mohon pada Tuhan untuk dipertemukan
Dalam mimpi

Untuk sekedar berbincang dan memandang
Ampun Tuhan.... jika hasrati ini terdengar curam dan lantang
Sungguh tak bermaksud

Berat tuk terus bersenandung
Cukup disini kenang bertahtakan muram
Kan kusimpan dalam album biru perjalanan
Beserta sisa beberapa keindahan

Aku hanyalah setitik yang kehilangan
Masih ada titik-titik lain yang lebih nestapa
Kita hanya terpisah dimensi jarak
Tapi tetap dapat mendekat melalui tengadah tangan yang merapat

Walau kadang terselip rindu tak terperi
Kutepis jauh agar hujan tak membasahi
Ayah adalah kisah berbingkai pasrah
Dan semoga aku, ayah, dan bunda dapat bersua

Di keabadianNYA.....


Archive Puisi

    1. Puisi Untuk Ayah
    2. Untuk Ayah yang Tak Pernah Kumiliki
    3. Satu Kidung untuk Ayah
    4. Dongeng Tentang Sungai Dan Pohon Kelapa
    5. Papi
    6. ayah merangkul
    7. Firdaus
    8. Kumpulan Puisi " AYAH " Pelajar SMPN 1 BEJI ( II )
    9. Kumpulan Puisi " AYAH " Pelajar SMPN 1 BEJI ( I )
    10. PELUKAN TERAKHIR
    11. Sajak Untuk Ayah
    12. Laki-laki Panutan
    13. Ayah
    14. Demikian Ayah Tulis Sajak
    15. AYAH
    16. CAHAYA PUTRA
    17. DIA ITU AYAHKU
    18. Ayah
    19. SILAU DI GUA NURANI
    20. I love U daddy
WP Designer
Bisnis Pulsa
WebsiteCeria Morning Health Cheap Web hosting Seller