Arsip Puisi Sukainternet
Firdaus
Karya : Ayah | Dibaca : 1939 Kali
Silahkan Lihat dan Kunjungi Karya Anda di BLOG SUKAINTERNET Jika ada yang menggantikan tangis...
Visit www.SUKAINTERNET.BLOGSPOT.com
Lihat! Hati ini miris menggiring jasad sungkannya beradu dengan
lengan-lengan bumi yang manis...
Terguling terperosok cadar tebing dan ditutupi habis...
Jika ada yang menelusupkan luka...
Dengar! pelipis bibir tak sanggup menyunggingkan senyummu yang beradu
dengan bisu yang nyata...
semua terbakar dalam angin yang nyala...
aku memang bukan hati kecil seperti dulu...
yang merengek riang diselimuti nafsu untuk mereguk kasih sayangmu...
tapi aku tetap hati yang berdebu...
Yang mengalungkan angkuh dalam teduhnya kata sapamu...
Yang memalingkan diri dalam tumbuhnya pinta titahmu...
yang memutuskan sakit dalam dekatnya tuntun ramahmu...
jika terukir sebagai hati yang durhaka,
akankah aku diberi kesempatan yang sama?
saat aku ragu apakah sikapku menunjuk bakti padamu..

Archive Puisi
- Puisi Untuk Ayah
- Untuk Ayah yang Tak Pernah Kumiliki
- Satu Kidung untuk Ayah
- Dongeng Tentang Sungai Dan Pohon Kelapa
- Papi
- ayah merangkul
- Firdaus
- Kumpulan Puisi " AYAH " Pelajar SMPN 1 BEJI ( II )
- Kumpulan Puisi " AYAH " Pelajar SMPN 1 BEJI ( I )
- PELUKAN TERAKHIR
- Sajak Untuk Ayah
- Laki-laki Panutan
- Ayah
- Demikian Ayah Tulis Sajak
- AYAH
- CAHAYA PUTRA
- DIA ITU AYAHKU
- Ayah
- SILAU DI GUA NURANI
- I love U daddy

