Arsip Puisi Sukainternet
Setelah Mabuk
Karya : Luna Chan | Dibaca : 1489 Kali
Silahkan Lihat dan Kunjungi Karya Anda di BLOG SUKAINTERNET Tentu kau masih ingat apa yang telah kita tautkan di jari kita Kita takkan mengulangi yang dulu itu lagi Pernah sekali kita larut dalam anggur keingkaran Setelah kita mabuk, aku dirasuki mimpi: Aku menjadi boneka compang-camping yang dipajang di etalase mewah Semua berhasrat menawarku Pernah sekali, setelah gelas terakhir kosong Kau disusupi mimpi: bermain drama Romeo dan Juliet bersama meregang nyawa di atas ranjang (atau kuburan?) Apalah arti sebuah nama untuk tempat di mana kita berpisah dari raga? Segera kita terduduk. Terengah-engah. Menangis Karma mengikat jari kita kembali
Visit www.SUKAINTERNET.BLOGSPOT.com
Archive Puisi
- Kekasihku Komunis
- Tapi
- LAGU CINTA DARI PELUK YANG GIGIL
- PALESTINA MENANGIS
- SANG FANA
- Setelah Mabuk
- With love
- Untuk Sahabat
- PAHIT
- KASIH
- Universitas kehidupan
- Matahari Ku
- aku bukan hujan dan matahari
- "Cinta" yang memaksa
- Mengapa ...
- JIKA KU PERGI NANTI...
- Kulihat wajahmu yang manis difoto itu
- JALAN HIDUP
- Selamat jalan, cinta...
- Kita telah lupa

