Arsip Puisi Sukainternet
Kekasihku Komunis
Karya : Edward | Dibaca : 1184 Kali
Silahkan Lihat dan Kunjungi Karya Anda di BLOG SUKAINTERNET Walau bagaimanapun, kau adalah kekasihku dan kau bukanLagi asli perawan utuh, sebab kemarin kita saling memacu
Visit www.SUKAINTERNET.BLOGSPOT.com
Meski darah Komunis mengalir ditubuhmu,
" aku masih ingat saat kau kejang "
Saat itu kau panggil dan minta agar aku berjanji mengawinimu
Cukuplah kiranya, darah komunis mengaliri tubuh sintalmu
Kembalilah pada kemurnian Pancasila
Yah, Pancasila
Kembali, pada saat orang cadel berkata
" P-A-N-C-A-S-I-L-A "
Yah, kau benar, PANCASILA
Dengan kemurnian luruh darah merah putih.

Archive Puisi
- Kekasihku Komunis
- Tapi
- LAGU CINTA DARI PELUK YANG GIGIL
- PALESTINA MENANGIS
- SANG FANA
- Setelah Mabuk
- With love
- Untuk Sahabat
- PAHIT
- KASIH
- Universitas kehidupan
- Matahari Ku
- aku bukan hujan dan matahari
- "Cinta" yang memaksa
- Mengapa ...
- JIKA KU PERGI NANTI...
- Kulihat wajahmu yang manis difoto itu
- JALAN HIDUP
- Selamat jalan, cinta...
- Kita telah lupa

