Kumpulan Cerita Pendek
Cinta Yang telah mendarah daging bagian 2
Posted : 10 Mar 2008 | Dibaca : 6727 Kali
Bagian II
Saya masih
menghibur diri saya sendiri dengan kemelut cintanya yang mengaliri aliran darah
saya. Saya tak dapat menyangkalnya lagi, bahwa saya merasakan perasaan yang
berbeda terhadapnya. Lebih dari sekedar teman. Namun, saya ragu dan saya takut
untuk mengambil resikonya. Saya tak mau ambil resiko, jika ia nantinya tidak
mencintai saya setelah saya berusaha sekuat tenaga menyimpan cinta suci ini.
Jika dipikirkan, saya memang seorang yang bodoh. Tak ingin ambil resiko kala
mencintai seseorang. Jujur, saya tak mau hati ini kembali berkabung. Tak ada
yang dapat mengatahui apa rahasia yang Allah simpan untuk kita semua. Tapi,
Allah telah mengatakan, Ia tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum
itu sendiri yang mengubahnya. Saya berjuang sekuat tenaga yang masih tersisa.
Hati yang jatuh cinta adalah hati yang kala itu masih memiliki rasa
kemenangannya untuk nanti. Saya sempatkan untuk mendoakannya disela-sela
orang-orang yang tercinta. Jika dia tau, bahkan setiap waktu saya selalu
berdoakan agar dia selalu dalam lindungan kasih-Nya, dan suatu saat nanti ia
akan menjadi yang halal bagi saya. Banyak desahan
surga yang menghampiri saya saat ini. Ia begitu istimewa dan entah mengapa
sepertinya saya merasa bahwa ia saat ini juga merasakan hal yang sama dengan
saya. Apakah mungkin ia merasakan desahan surga dari saya? Saya memang tak
menutupi jika mungkin desahan surga yang saya rasakan adalah mungkin halusinasi
saya atau rasa percaya diri saya yang terlalu berlebihan. Namun, sungguh,
desahan-sesahan surga itulah yang membuat saya mampu membangun puing-puing cinta
saya terhadapnya. Rasa ini begitu deras mengaliri urat nadi saya hingga ia
tersimpan dalam di jiwa saya. Begitu banyak desahan surga. Namun saya menganggap
ini semua terlalu berlebihan untuk diceritakan. Saya tak mau bersifat ria
nantinya. Biar pun begitu, sangat besar sekali perasaan ini padanya. Dan biarlah
ini saya nikmatinya sendiri. Karena saat-saat yang seperti ini adalah saat
desahan surga sedang mendesah dengan sekuat-kuatnya. Hingga saya dibuatnya
selalu tersenyum dan mengenang saat-saat bersamanya. Rasa cinta ini
tumbuh dengan begitu suburnya. Berawal dari rasa kagum yang teramat sangat. Saya
mencoba untuk melebihkan lagi perasaan ini. Awalnya cinta itu hanya ada dalam
mata saja. Namun sekarang, cinta itu mendarah daging dalam tubuh saya. Mengaliri
urat nadi saya. Dan sudah terlalu sulit untuk melepaskannya dan membuangnya
jauh-jauh. Ya Allah, biarkanlah cinta ini begini adanya... Saya tak mau ia
mengetahui apa yang sekarang ini ia rasakan. Begitu malunya diri saya
membayangkan hal tersebut terjadi. Apa yang akan ia rasakan bila ia mengetahui
perasaan ini? Namun, sedikit pun rasa agar ia mengetahuinya ada sekali. Namun,
sekali lagi, saya takut mengambil resiko. Ya Allah, seandainya suatu saat nanti
ia mengetahui perasaan ini terhadapnya, semoga ia tak pernah akan menjauhi saya,
dan menganggap hal ini adalah hal yang biasa dan yang sederhana. Saya tak ingin
ia menjauhi saya sebagai mana orang ain mengatahui jika ada seseorang yang
menyimpan perasaan terhadapnya, ia akan pergi menjauhi orang itu. Benar juga apa
yang saya khawatirkan itu agaknya sedikit terjadi. Belakangan untuk hari ini,
sikapnya jauh lebih pendiam, selalu melamun, dan jarang mengobrol dengan saya.
Ya Allah, dapatkah Kau membantu hamba-Mu ini untuk keluar dari jurangnya ? Entah
ini perasaan saya yang terlalu berlebihan, atau memang benar adanya. Untuk hari
ini saja, ia terlihat begitu segan terhadap saya. Mengapa ini Ya Allah? Ya
Allah, semoga ini hanya perasaan saya yang terlalu berlebihan, dan hal yang
demikian tidak akan pernah terjadi... Amin. 4.07pm, 09
Februari 2008 Saya tulis
dengan luapan cinta yang tak bisa terbendungkan lagi... bersambung kebagian 3
Cerpen Lainnya
- SINDROM MOTOR?
- BAHAGIA PERIH
- SUATU MALAM DI MUARAKONENG
- Cinta Yang telah mendarah daging bagian 7
- Cinta Yang telah mendarah daging bagian 6
- Cinta Yang telah mendarah daging bagian 5
- Cinta Yang telah mendarah daging bagian 4
- Cinta Yang telah mendarah daging bagian 3
- Cinta Yang telah mendarah daging bagian 2
- Cinta Yang telah mendarah daging bagian 1
- Percintaan Daun dan Ranting
- LELAKI MERDEKA
- Anomali Mimpi
- Heri
- OLD STORY YANG AKU GA PERNAH BOSAN BACANYA
- Menanti Maafmu
- Campus Idol
- Disudut Hatimu Aku Menanti
- LANGIT-LANGIT BUATKU
- catatan harian aini

