SUKAINTERNET SITUS PEMERHATI PENDIDIKAN ---------------------------------- BEASISWA ONLINE ---------------------------------

Pencarian

Crew Sukanet

beasiswa
owner
admin
creator
support

ADS



Statistik Web


Page Ranking Tool

Login

User :
Pass :

Lupa Password Daftar

Informasi

08 Jan 2010
Dear All, mohon maaf atas keterlambatan posting para pemenang, kami akan lebih baik lagi. Terima Kasih.
dari Admin

Info Lainnya

Iklan Baris

Top 10 Puisi

  1. Diatas sana
  2. Bahwa Aku tak Sanggup Membencimu Ayah
  3. BERKACA
  4. Kangen I
  5. Tepat Segaris Jalan Pulang
  6. Menghargai Pahlawan Bangsa
  7. Kesedihan Bumi
  8. cinta putih
  9. Kita telah lupa
  10. Paranoid

Arsip Lomba Puisi

  1. Puisi Sukanet
  2. Lomba Puisi Ke 4
  3. Lomba Puisi Ke 5
  4. Lomba Puisi Ke 6
  5. Lomba Puisi Ke 7

Komunitas




Related links

  1. Toko Baju Murah

KOTA MATI
Karya : Joey Sankerta

Kaki lima digusur

Perkampungan kumuh digusur

Pasar digusur

Kios-kios digusur

Kolong jembatan digusur 

Hancur lebur jadi tanah

Disulap jadi gedung bertingkat 

Celoteh anjing tolol yang tak rela bulunya dicabuti walau sudah tak berbulu

Celoteh kaum papa yang merasa tertindas semena-mena

Seakan tak ada ruang lagi untuk bernapas 

Gelak tawa penguasa merasa bangga dengan rasa sakit sang penderita

Merasa paling hebat setelah merajam lantah kaum tertindas 

Semuanya hendak diubah

Disulap menjadi seindah mungkin

Tanpa menghiraukan siapa yang ada didalamnya

Tak memperdulikan bagaimana kehidupan mereka 

Desa dirubah menjadi gedung-gedung pencakar

Pasar dirubah jadi mall

Lapangan kosong dijadikan aula-aula perdebatan

Tak ada lagi ruang, tak ada lagi tempat, yang ada hanya titik-titik air mata

Maratapi hasil jerih payah diobrak-abrik bagai sampah 

Mengapa ini harus terjadi

Demi satu keindahan harus mengorbankan ribuan nyawa menderita

Harus menelantarkan jutaan rakyat tanpa tempat tinggal dan ruang usaha

Apakah tak cukup diskusi kalian di gedung mewah untuk mencari jalan terbaik

Apakah tak adalagi hati nurani kalian 

Apakah kalian lupa dengan siklus kehidupan

Dari mana kalian hidup dan dihidupi

Siapa para pekerja keras dan pelaku garis paling bawah

Dan aku rasa kalian takkan mampu hidup tanpa mereka 

Hancur lebur jadi penderitaan

Tangis-tangis sang penderita

Apakah mampu mengusik hati nurani mereka yang ada di tahta

Lapar-lapar perut mereka apakah dapat dirasakan oleh penggusur lahan pekerjaan

Apakah mereka sudah tak beradab

Atau otak mereka sudah buntu diracuni kemilau kemewahan

Aku hanya bisa melihatnya lewat kaca hati

Tak mapu berikan sesuatu

Hanya bisa mengumpat lirih

Hanya bisa mengelus dada

Hanya bisa pasrah

Hanya bisa melihat penderitaan makin terasa

Terasa gemetar ...........

disaat saudara-saudaraku harus kehilangan sesuatu yang peling berharga 

Dan apakah itu juga yang kita semua rasakan

Atau kita hanya berpura-pura

Berpura-pura menangisi keadaan saudara kita yang menderita 

Obrak-abrik saja semua yang kami miliki

Hancurkan saja tempat tingal kami

Teruskanlah mempermainkan jalan pikiran kami

Karena kami adalah kaum tertindas

Karena kami adalah sampah-sampah kota

Mungkin tanpa kami kota akan terasa nyaman

Mungkin tanpa kami kota akan terjauh dari bau-bau bangkai

Mungkin tanpa kami kota akan menjadi kota mati

Dan mati untuk kami bila selalu digusur tak diberi tempat untuk berlindung 


Yogyakarta, 22 Juli 2005 

Nama :  Joey Sankerta
Pekerjaan :  Umum
Umur :  23  Tahun

Bookmark and Share
WP Designer
Bisnis Pulsa
WebsiteCeria Morning Health Cheap Web hosting Seller