Bahwa Aku tak Sanggup Membencimu Ayah
Karya : Andini Retno Susanti
Sekian tahun bergulir
Sepanjang itulah aku tumbuh dan menilai
Ayah, mengapa engkau tetap tak bisa seperti yang kuinginkan
Mengapa kau tetap membuat perasaanku marah, kesal padamu
Mengapa kau masih tak dapat kujadikan panutanku
Ayah, aku hanya ingin sedikit perubahan darimu
Aku ingin sekali engkau menjadi imam dalam sholatku
Pelipur dalam sedihku
Pembangkit jalan hidupku
Tapi, mengapa Ayah, sampai selama apa aku menunggu
Namun dalam bimbangku, aku tersadar
Engkau tetaplah pencari nafkah penyambung hidup keluarga
Kau rela dalam sakit ragamu tetap mengantarku
Kau ikhlas peras keringat di dingin malam pekat
Hanya karna kau ingin semua tercukupi
Cukup dan itupun sudah berat aku melihatnya
Berat bagiku untuk tak mengakuinya
Tapi mengapa Ayah, banyak sisi dalam dirimu yang putrimu ini tak suka
Mengapa, mengapa Ayah
Namun jangan pernah kau ragukan harapku padamu Ayah
Selalu kusebut namamu dalam panjat do'a disetiap sholatku
Selalu kurenung baik, jerih payahmu dalam lamunku
Dan slalu kupuji dirimu dalam setiap bincang dengan teman-temanku
Bahwa memang sesungguhnya kau hanyalah manusia yang tak sempurna
Dan bahwa pada kenyataanya aku tak sanggup untuk membencimu Ayah
Ayah harapku takkan pernah pupus untukmu
|
|

