Renungan
Kasih Yang Sempurna
Seperti mengisi bejana tetes demi tetes
Akhirnya ada tetes terakhir yang membuatnya penuh melimpah
Begitulah dalam serangkaian rasa yang akhirnya
membuat hati ini penuh melimpah
pertemuan 2 pribadi sama seperti kotak 2 zat kimia
.....seandainya ada reaksi, keduanya berubah
rasa ini seperti bayangan di sore hari
makin lama makin besar
hingga matahari terbenam
kebahagiaan tertinggi dalam hidup ialah
keyakinan bahwa diri kita dicintai sebagaimana adanya
atau lebih tepat lagi...
tetap dicintai walaupun diri kita sebagaimna adanya
biarlah aku menumpang di dalam kemahmu,dan
biarkan aku berlindung dalam naungan sayapmu
dari kasihmu sudah kuperoleh
kegembiraan besar dan kekuatan itu terjadi
ketika ku tambatkan hatiku pada seeorang yang mencuri hatiku
ingin rasanya hubungan ini
hangat seperti matahari terbit yang memancarkan
sinar hangat atas semua orang
setiap pemberian yang baik dan
setiap anugerah yang sempurna..datangnya dari atas
di turunkan dari Bapa segala terang
aku mengasihimu dengan kasih yang sungguh
sebab itu aku melanjutkan kasihku padamu
dalam hatiku ada sepetik harapan
bahwa seseorang akan melengkapiku
untuk menjadi 100 persen
hubungan sejati terbukti ketika
keheningan di antara 2 insan terasa menyenangakan
tentang hal yang kita bicarakan itu...
sesungguhnya Tuhan ada di antara aku dan engkau sampai selama-lamanya
”Kasih”
selalu mempercayai yang terbaik dalam diri setiap orang
hati ini selalu memanggil namamu
dengarlah kata hatiku
Renungan Lainnya
- renungan untuk aluna
- Hidup
- sunyi yang berbicara
- Dalam Kehidupan ini
- Perhelatan Nestapa 'Negeri 1001 Bencana'
- Bencana: Sebuah Siklus yang Tragedi?
- Ternyata, Allah cinta pada Indonesia
- Di mata allah
- Kasih Yang Sempurna
- Kehidupan
- Always Remember to Forget
- Believe in Butterflies
- Blessings In Disguise
- Don't Look Back
- For A Brighter Life
- In the Silence of the Night
- Inside of You
- Laugh A Little Bit
- Life...
- Passing Ships

